The Effectiveness of Interviews for the Early Detection of Victims of Human Trafficking At the Class I Special Immigration Office (TPI) Batam
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v24i2.1201Keywords:
Immigration Fostered Village Program, Trafficking in Persons, Indonesian Migrant Workers, Immigration Supervision.Abstract
Abstract
Immigration plays a strategic role in safeguarding national sovereignty through its functions of public service, law enforcement, immigration control, and as a facilitator of community development. One of the preventive initiatives developed by the Directorate General of Immigration is the Immigration Fostered Village Program, which aims to enhance public legal awareness of immigration matters, prevent the Crime of Trafficking in Persons (TIP), and reduce the departure of Indonesian Migrant Workers (PMI) through non-procedural channels. Batam City, as a border area directly adjacent to Singapore and Malaysia, experiences high population mobility, making it particularly vulnerable to immigration violations and human trafficking. Therefore, the implementation of the Immigration Fostered Village Program serves as an important preventive strategy to strengthen community-based immigration supervision.This study employed an empirical legal research method with a socio-legal (empirical juridical) approach. The research was conducted at the Class I Special Immigration Office with Immigration Checkpoint (TPI) Batam using primary data obtained through interviews and observations, supported by secondary data derived from legislation, books, scholarly journals, and official documents related to immigration and the prevention of trafficking in persons. The collected data were analyzed qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing by relating empirical findings to the applicable legal framework.The results indicate that the Immigration Fostered Village Program at the Class I Special Immigration Office with Immigration Checkpoint Batam has been reasonably effective in enhancing public legal awareness, strengthening inter-agency coordination, and encouraging community participation in immigration supervision and the prevention of trafficking in persons. Nevertheless, its implementation continues to face several challenges, including limited public legal literacy, inadequate human resources, the extensive coverage area, suboptimal inter-agency coordination, and the misuse of information technology by perpetrators to recruit Indonesian migrant workers through non-procedural channels. Therefore, greater efforts are required to increase the intensity of public outreach, expand the coverage of the Immigration Fostered Village Program, strengthen cross-sector collaboration, optimize the use of digital media, and improve the capacity of immigration personnel to enhance the effectiveness of immigration supervision, prevent trafficking in persons, and provide better protection for Indonesian citizens.
Keywords: Immigration Fostered Village Program, Trafficking in Persons, Indonesian Migrant Workers, Immigration Supervision.
Downloads
References
Arifin, Zainal. 2020. Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arief, Barda Nawawi. 2010. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana.
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. "Data Penempatan dan Pelindungan PMI Tahun 2024." Melalui BP2MI, diakses pada 19 Mei 2026.
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian P2MI, dan Kementerian PPPA Tahun 2023–2025.
Farhana. 2017. Aspek Hukum Perdagangan Orang di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Hamidi, Jazim, dan Charles Christian. 2016. Hukum Keimigrasian bagi Orang Asing di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Husni, Lalu. 2012. Hukum Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Bandung: Alumni.
Indra, Muhamad. 2022. "Strategi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang melalui Kebijakan Keimigrasian."
InfoPublik. 2025. "Indikasi PMI Ilegal, Imigrasi Batam Tolak Penerbitan Sembilan Paspor." Diterbitkan 31 Januari 2025, diakses pada 2 Juli 2026, https://infopublik.id/kategori/nasional-politik-hukum/903778/indikasi-pmi-ilegal-imigrasi-batam-tolak-penerbitan-sembilan-paspor.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. 2024. "Kantor Imigrasi Batam Gelar Penyuluhan Desa Binaan Imigrasi Tahun 2024 Terkait Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang."
Mardikanto, Totok, dan Poerwoko Soebiato. 2019. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Martini, Rina, dan Fitri Kurniasih. 2022. "Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik di Indonesia." Jurnal Ilmu Administrasi 19 (1): 71–82.
Mulyadi, Lilik. 2021. "Efektivitas Kebijakan Pelayanan Publik dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara." Jurnal RechtsVinding 10 (2): 184–186.
Nugroho, Riant. 2021. Public Policy. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Nurhidayati, dan Henny Nuraeny. 2022. "Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang Melalui Penguatan Peran Masyarakat." Jurnal Legislasi Indonesia 19 (3): 332–340.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2022 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.
Rachmat, Edy Sutrisno, dan Mala Sondang Silitonga. 2023. "Strategi Implementasi Kebijakan Partisipasi Masyarakat dalam Pelayanan Publik (PermenPANRB Nomor 16 Tahun 2017)." Jurnal Pembangunan dan Administrasi Publik 5 (2): 4–8.
Sedarmayanti. 2018. Good Governance (Kepemerintahan yang Baik). Bandung: Mandar Maju.
Soekanto, Soerjono. 2019. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Steers, Richard M. 2015. Efektivitas Organisasi. Diterjemahkan oleh Magdalena Jamin. Jakarta: Erlangga.
Suryani. 2022. "Literasi Digital dalam Mendukung Pelayanan Publik Berbasis Elektronik." Jurnal Administrasi Publik 18 (2): 133–145.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Winarno, Budi. 2020. Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi Kasus. Yogyakarta: CAPS.
Yusriadi. 2021. "Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Publik." Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik 25 (2): 145–156.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








