The Role of Village Government in Improving the Accessibility of Citumang Tourist Objects in Bojong Village, Parigi District, Pangandaran Regency
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v24i2.1140Keywords:
Accessibility, Role, Tourist Attractions, Village Government.Abstract
This research is motivated by observations that uncovered a problem: the suboptimal role of the village government in improving the accessibility of the Citumang tourist attraction in Bojong Village, Parigi District, Pangandaran Regency. Problems persist in the modernization dimension, particularly in improving physical infrastructure. This is evident in the limited number of toilets, which directly impacts the emergence of significantly long queues, particularly during peak holiday periods, potentially reducing visitor comfort and satisfaction. The problem formulation in this study is "How is the Role of the Village Government in Improving the Accessibility of Citumang Tourist Attractions in Bojong Village, Parigi District, Pangandaran Regency?" The purpose of this study is to determine the role played by the village government in responding to the main problems and aims to analyze effective solutions to overcome the indicators of these problems. The theory used is Siagian (2018: 142-150) the role of the government consists of 4 dimensions, namely stabilizer, innovator, modernizer, pioneer, and implementer itself. The research design used is descriptive qualitative research method. The primary data source is 6 people who were interviewed. Data collection techniques in this study are literature studies, field studies (observation, interviews, and documentation). Data analysis/processing techniques in the study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study, problems are still found in 1 modernizer dimension in the indicator of improving physical infrastructure conditions, namely, the obstacles from the aspect of facilities and infrastructure that are currently available have not been able to keep up with the surge in visitor volume. Efforts that must be made include building additional toilets in Strategic points with a high radius of traffic, implementing a more intensive periodic duty system for cleaning staff during long holidays to ensure facilities remain adequate, as well as providing orderly waiting areas to improve order.
Keywords: Accessibility, Role, Tourist Attractions, Village Government.
Downloads
References
Arystiana, P. D. (2021). Identifikasi Accessibillity Pada Objek Wisata Di Desa Sambangan Sebagai Desa Wisata. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(2), 52-59.
Alyani, L. (2021). Pengaruh jumlah kunjungan, lama tinggal dan belanja wisatawan terhadap pendapatan asli daerah sektor pariwisata di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Jurnal Syntax Transformation, 2(2).
Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., Shepherd, R., & Wanhill, S. (1993). Tourism: Principles and practice. Pitman Publishing
Dicka Rusmawan Budia Kusumah, K. E. (2025). Kolaborasi antara Pemerintah Desa, Stakeholder dan Masyarakat dalam. Volume. 3, Nomor. 3 Agustus 2025, 155-170
Erlina, E., Vestikowati, E., & Sujai, I. (2022). Peran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani Tunas Mekar Jaya Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar..
Fauzi, P., Bakhri, S., & Abdul Aziz, A. Z. (2019). Pembangunan Parawista di Kabupaten Pangandaran Pasca Pemekaran. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 11(1), 77-94.
Fahmi, M. H., & Ilhami, R. (2022). Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Jurnal Kewarganegaraan, 6(3), 6140-6147.
Hidayat, E. S., & Djadjuli, R. D. (2020). Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Objek Wisata Curug Kembar Desa Raksabaya. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(2), 277-293
Jamaludin, M. (2021). Pengelolaan Objek Wisata Curug Bojong Oleh Kelompok Penggerak Pariwisata Di Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.
Lantu, D. N., Lobja, X. E., & Andaria, K. S. (2023). Pengembangan Potensi Wisata Sumaru Endo Kabupaten Minahasa: Analisis Daya Tarik, Aksesibilitas, dan Kunjungan Wisatawan. GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Geografi, 4(2), 71-81.
Latif, B. S. (2019). Analisis Strategi Pengembangan Wisata Pesisir: Studi pada Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Pangandaran. Ilmu dan Budaya, 41(62).
Meidy, A. I. Z., & Afifuddin, A. (2025). PERAN PEMERINTAH DESA DALAM TATA
KELOLA DESA WISATA (Studi Desa Wisata Madiredo Kabupaten Malang). Respon Publik, 19(3), 1-10.
Moleong. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Mondong, H. (2013). Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa. Governance, 5(1).
MUSMULYADI, M. (2022). GOVERNABILITAS PERAN PEMERINTAH DESA GIRIKARTO KAPANEWON PANGGANG GUNUNGKIDUL DALAM
PENGEMBANGAN OBYEK WISATA HEHA OCEAN VIEW (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD" APMD"). Maurice Duverger, 2010. Sosiologi Politik. Jakarta,Rajagrafindo Persada. 426 Halaman. Nasution. (2013). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Ohyver, D. A., Kusumajanti, K., Pracintya, I. A. E., Kuntarto, G. P., & Kusuma, I. B. S. (2024). PARIWISATA INDONESIA: Tata Kelola & Pengembangan Pariwisata di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Pendong, A., Singkoh, F., & Pangemanan, F. (2020). Peranan Pemerintah Dalam Pengembangan Pariwisata Gunung Payung Di Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Eksekutif, 2(5).
Paskal, L. (2024). Kapasitas Pemerintah Desa Dalam Pemnafaatan Objek Wisata (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD" APMD").
Pramono, & Riyanto, B. (2020). Upaya mengedukasi pengunjung dalam atraksi arung jeram Situmandi Desa Hutabarat. Nama Jurnal, Volume(Edisi), halaman.
Ramadhan, G., Yuliani, D., & Anwar, A. N. R. (2025). Pengembangan Pariwisata Perdesaan Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Pangandaran. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(4), 869-881.
Rossadi, L. N., & Widayati, E. (2018). Pengaruh aksesibilitas, amenitas, dan atraksi wisata terhadap minat kunjungan wisatawan ke Wahana Air Balong Waterpark Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Tourism and Economic, 1(2), 109-116.
Syaifudin, M. Y., & Ma'ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa wisata (studi Di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 365-380.
Siagian, Sondang P. (2012). Administrasi Pembangunan. Konsep, dimensi dan Strateginya.
PT Bumi Aksara : Jakarta.
Sintiya, W. (2021). PERAN PEMERINTAHAN DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA MELALUI PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK WISATA GUNUNG GELUNG DI DESA BAGINDA KECAMATAN SUMEDANG SELATAN KABUPATEN SUMEDANG. Repository FISIP UNSAP, 21(1).
Sopyan, M., Nursetiawan, I., & Garis, R. R. (2024). Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Objek Wisata Pasir Bentang di Desa Sukamnah Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(3), 66-78.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif,kualitatif (2022). Bandung: ALFABETA
Sujai, I. I. (2018). Analisis Faktor-faktor Penghambat Kesejahteraan Pengrajin Gula Semut di Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(3), 19-27.
Taufiq, O. H. (2017). Kafâah Dalam Pernikahan Menurut Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 5(2), 246-259.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan pasal 1 ayat (5).
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Kebudayaan
Wati, W., & Jatiningsih, O. (2024). Peran Pemerintah Desa Dalam Internasionalisasi Desa Wisata Sekapuk Di Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 12(1), 154-168.
Wardani, A. K. (2019). Mendefinisikan Kembali Situ Mustika (Sebuah Analisis Revitalisasi Objek Wisata). Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 5(4), 47-55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








