Community Perceptions Regarding the Utilization of Infrastructure Funds in Panggangsari Village, Cirebon Regency
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v22i2.297Keywords:
Village Fund, Community Perception, Local Government.Abstract
The existence of village funds raises new hope for rural communities. The funds originating from the APBN are programs that have the aim of prospering rural communities. Panggangsari Village receives a village fund budget and it always increases every year, but the increase is not in line with the surrounding environmental conditions, such as many roads with potholes indicating that village funds have not yet had an impact on the community. This study aims to determine how the community's perception of the utilization of village funds in Panggangsari Village, Cirebon Regency. This study used descriptive qualitative method. Data collection is sourced from primary data and secondary data. Data collection techniques used are in-depth interviews, observation, and literature study. The government's attention to the surrounding community is considered quite good because it involves residents in the preparation of the program, from the interested parties the government has placed the programs that are considered the most important to be prioritized, the habit of the surrounding community only knowing village funds from one another without knowing themselves, this causes the emergence of the community's negative stigma towards the government in using village funds, village communities tend to assess performance appraisals instantly without first looking for them.
Keywords: Village Fund, Community Perception, Local Government.
Downloads
References
Abdurahman, N., Sunarya, H., & Maryono, M. (2019). Persepsi masyarakat desa terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Desa Lamahala Jaya Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Jurnal Akuntansi (JA), 6(2), 67–77.
Akbar, R. F. (2015). Analisis persepsi pelajar tingkat menengah pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(1), 189–210.
Engkus, Azan, A. R., Hanif, A., & Fitri, A. T. (2021). Buku mewujudkan GG melalui pelayanan publik. Dialektika, 19(1), 39–46. https://doi.org/10.54783/dialektika.v19i1.62
Fauzan, R. (2017). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana desa di Desa Keji Kabupaten Semarang. Jurnal Matra Pembaruan, 1(Inovasi kebijakan), 75–84.
Irawati, E. (2021). Peningkatan kapasitas desa berdasarkan pada Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 (Sebuah kajian tentang otonomi desa). Jurnal Inovasi Penelitian, 2(2), 635–642. https://doi.org/10.47492/jip.v2i2.719
Isti, D. N., Komar, O., & Heryanto, N. (2017). Persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Kertajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 13(1), 52–62.
Kidengsing, E. J., Stefanus, K. Y., & Udju, H. R. (2023). Pengaturan sumber pendapatan asli daerah dalam kerangka otonomi daerah (Studi tentang pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Alor). Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(5), 495–512. https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i5.597
Mahriadi, N., Agustang, A., Idhan, A. M., & Rifdan. (2021). Korupsi dana desa problematika otonomi desa dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 5(2), 55–64. https://doi.org/10.37606/publik.v8i2.254
Manatar, K., Manaroinsong, J., & Pontoh, J. (2021). Analisis pengelolaan dana desa. Jurnal Akuntansi Manado (JAIM), 2(2), 118–128. https://doi.org/10.53682/jaim.v2i2.1176
Minang, H. P., Digdowiseiso, K., & Sugiyanto, E. (2021). Pelaksanaan kebijakan alokasi dana desa dalam memperdayakan masyarakat desa: Studi kasus Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Ilmu dan Budaya, 42(1), 68–87. https://doi.org/10.47313/jib.v42i1.1166
Mubarak, M. (2022). Penerapan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan alokasi dana desa dalam pembangunan desa (Studi kasus Desa Bungo Tanjung Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo). At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), 200. https://doi.org/10.30829/ajei.v7i2.11182
Mukmin, Z. R., & Kurniati, S. (2018). Persepsi masyarakat terhadap kinerja aparatur desa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 106–111.
Nugroho, P. I., & Betan, N. A. U. (2021). Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana desa di desa. Al-Idarah: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam, 2(2), 45–58. https://doi.org/10.35316/idarah.2021.v2i2.45-58
Nurbia, N., Nadir, M., & Aziz, R. (2020). Persepsi masyarakat terhadap alokasi dana desa terkait pembangunan infrastruktur di Desa Botto Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Journal Peqguruang, 2(2), 285–288.
Purwanti, U. (2021). Transparansi pengelolaan dana desa di Desa Melilian Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK), 3(2), 79–90. https://doi.org/10.48093/jiask.v3i2.35
Rahayu, S. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa Ranah Baru Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jurnal FISiP, 2(1), 1–10.
Rahman, A. R. (2023). Peranan pemerintah Desa Bulutellue dalam memberdayakan masyarakat di era otonomi daerah. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 4(3), 77–89. https://doi.org/10.47747/jismab.v4i3.1313
Rizki, R. A. N., Setiady, T., & Astawa, I. K. (2023). Kedudukan otonomi daerah sebagai pondasi dalam pembangunan ekonomi. Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 1(3), 59–72. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v1i3.452
Sabir, R., Mustanir, A., Yasin, A., Firman, F., & Sofyan, W. (2022). Akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan anggaran dana desa di Desa Talawe. Praja: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 10(1), 49–54. https://doi.org/10.55678/prj.v10i1.576
Solichin. (2018). Persepsi masyarakat dalam pemanfaatan dana desa untuk pembangunan infrastruktur desa (Studi di Desa Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma). Jurnal Penelitian Sosial dan Politik, 7(2), 21.
Syukhairi, K., Alfiandri, A., & Setiawan, R. (2015). Persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (Studi pada Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang).
Tangkumahat, F. V., Panelewen, V. V. J., & Mirah, A. D. P. (2017). Dampak program dana desa terhadap peningkatan pembangunan dan ekonomi di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahas. Agri-Sosioekonomi, 13(2A), 335.
Vanviora, R., & Sari, W. P. (2023). Transparansi, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan alokasi dana desa dalam pembangunan desa. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 6(1), 351–359. https://doi.org/10.34007/jehss.v6i1.1878
Wibowo, A., & Mariyam, S. (2021). Kontekstualisasi hukum agraria dibidang pertanahan setelah otonomi daerah di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(3), 396–406. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i3.396-406
Yukanti, T., Yanzi, H., & Nurmaliza, Y. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Faktor Penyebab Kenakalan Remaja Di Dusun IV Kampung Nambahdadi. Kependidikan, 5(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








