Development of the Tuo Kayu Jao Mosque as a Cultural Heritage Tourism Attraction in Solok Regency

Authors

  • Nur Syamsi Ariyani Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Rahmad Ramadan Institut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.63309/dialektika.v23i3.795

Keywords:

Heritage Tourism, Development, Attractions, Tuo Kayu Jao Mosque, Solok Regency.

Abstract

Indonesia has many historical and cultural values ​​that can be preserved and provide both education and entertainment. Tuo Kayu Jao Mosque is the oldest mosque in Indonesia, located in Solok Regency, West Sumatra. Tuo Kayu Jao Mosque is one of the important cultural heritages due to its historical value, its very unique architecture that combines Islamic values ​​​​and Minangkabau customs and played a major role in the spread of Islam throughout Indonesia. The purpose of this study was to find the potential and the best way to develop Tuo Kayu Jao Mosque as a historical tourist attraction. This research was conducted using a descriptive qualitative approach, which involved data collection through observation, interviews, documentation, and literature research. The results showed that although this mosque has significant historical and cultural values ​​​​and beneficial natural potential, it still faces challenges. For example, there is a lack of government support and sufficient supporting facilities. Therefore, to make Tuo Kayu Jao Mosque a widely known heritage tourism destination and have a positive impact on the surrounding community, a development plan is needed that strengthens local institutional capacity, involves the community in preservation, and encourages creativity through digital media and cultural events. Using a holistic and participatory approach, this research is expected to serve as a reference for heritage tourism managers and local governments in developing culture- and history-based tourism.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, U. (2023). Pengelolaan Dan Pengembangan Daya Tarik Wisata Heritage Di Kota X. Skripsi, Fakultas Pariwisata, Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Andina, R., & Aliyah, S. (2021). Daya Tarik Heritage Dan Fasilitas Wisata Sebagai Pemicu Minat Wisatawan. Jurnal Pariwisata Parama, 6(2), 65-78.

Andriyanto, G. A., & Pamungkas, A. S. (2024). Analisis Kapasitas Pemerintah Desa Mekarwangi Dalam Pengembangan Agrowisata. Jurnal Graduate Program, Universitas Diponegoro, 9(2), Oktober 2024.

Ardhana, J. F. (2024). Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Religi Di Masjid An-Nur Empang Bogor Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo]. Repositori Uin Walisongo.

Bukhari, F. S., & Rosyidah, R. (2023). Peran Sense Of Belonging Dalam Membentuk Kesadaran Lingkungan Masyarakat Sekitar Wisata Pantai Tlangoh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Jurnal Psikologi Poseidon, 6(1), 1–14.

Damayanti, R. A., & Puspitasari, A. Y. (2024). Kajian Potensi Daya Tarik Wisata Heritage Di Indonesia. Jurnal Kajian Ruang, 4(1), 13-29. Diakses 11 Oktober 2025.

Diliawan, Y. B. (2025). Analisis Pengembangan Heritage Tourism Pada Kawasan Kota Lama Semarang. Arsitekta: Jurnal Arsitektur, 7(1).

Herat, R. A., Rembang, M. R., & Kalangi, J. (2015). Peran Bidang Promosi Dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai Dalam Mempromosikan Potensi Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai. Media Neliti.

Irhandayaningsih, A. (2018). Pelestarian Kesenian Tradisional Sebagai Upaya Dalam Menumbuhkan Kecintaan Budaya Lokal Di Masyarakat Jurang Blimbing Tembalang. Anuva, 2(1), 19-28.

Jendela Dunia. (2023, Juni 26). Apa Arti Daya Tarik Wisata? Simak Penjelasannya Di Sini. Kumparan.

Kartika, T., Fajri, K., & Kharimah, R. (2017). Pengembangan Wisata Heritage Sebagai Daya Tarik Kota Cimahi. Jurnal Manajemen Resort Dan Leisure, 14(2).

Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (N.D.). Ragam Potensi Desa Wisata Di Sumatera Barat. Diakses Pada 31 Oktober 2025.

Kuntari, E. D., & Lasally, A. (2021). Wisatawan Dalam Persepsi Terhadap Daya Tarik Wisata Heritage De Tjolomadoe. Journal Of Tourism And Economic, 4(2), 153-163. Diakses 18 Oktober 2025.

Lestari, H. D. (2025). Pengaruh Kualitas Daya Tarik Wisata Terhadap Kepuasan Wisatawan Di Puncak Becici Yogyakarta. Gema Wisata, 21(1), 33-49.

Nilamsari, N. (2014). Memahami Studi Dokumen Dalam Penelitian Kualitatif. Wacana, 13(2), 177-184. Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Parjaman, T., & Enas. (2021). Penguatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sebagai Lembaga Penggerak Pembangunan Perekonomian Desa. Management Review: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 5(3), 689-698.

Psikologi Uma. (N.D.). Definisi Dan Ciri-Ciri Observasi. Universitas Medan Area. Diakses Tanggal 20 Oktober 2025.

Pramana Putra, P. G., Kurniansah, R., Budiatiningsih, M., Istianingsih, N., Darma Susila, I. G., Suteja, I. W., Ariyanto, M., Yudawisastra, H. G., & Darsana, I. M. (2024). Warisan Budaya Sebagai Kekayaan Pariwisata. Cv. Intelektual Manifes Media.

Pratiwi, R. D., & Efendi, E. (2025). Manajemen Pengembangan Wisata Religi Masjid Raya Al-Mashun Kota Medan. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 24(1), 1-13.

Putri, N., Habsy, S., & Rahayu, S. (2024). Kajian Literatur (Literature Review). Universitas Muhammadiyah Malang.

Sari, D. P., & Putra, A. W. (2023). Pelestarian Warisan Budaya Dan Dampaknya Terhadap Pengembangan Pariwisata. Jurnal Warisan Dan Budaya Indonesia, 7(2), 102-116.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 9680-9694.

Setyaningsih, S., & Murwatiningsih, M. (2018). Pengaruh Motivasi, Promosi Dan Citra Destinasi Pada Kepuasan Pengunjung Melalui Keputusan Pengunjung. Management Analysis Journal, 6(2).

Suryanto, A. (2017). Pengembangan Wisata Heritage Sebagai Daya Tarik Wisata. Jurnal Manajemen, 15(1), 102-118.

Telusuri.Id. (2025, Januari). Masjid Tuo Kayu Jao, Masjid Tua Berusia Ratusan Tahun Di Sumatera Barat. Diakses 17 Oktober 2025.

Wibiyanto, A., & Prastowo, I. (2023). Identifikasi Nilai-Nilai Historis Pada Masjid Agung Demak Untuk Wisata Heritage Dan Ziarah Di Kabupaten Demak. Jurnal Pariwisata Indonesia, 19(1), 35-44.

Yuliana, E. (2022). Potensi Dan Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya Di Sumatera Barat. Jurnal Kajian Budaya Dan Pariwisata, 10(1), 35-48.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Nur Syamsi Ariyani, & Rahmad Ramadan. (2025). Development of the Tuo Kayu Jao Mosque as a Cultural Heritage Tourism Attraction in Solok Regency. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 23(3), 661–670. https://doi.org/10.63309/dialektika.v23i3.795